Juli 18, 2024
Nasional

Kunjungi BHP Law Firm, Walikota Harnojoyo Bahas Normalisasi Sungai-Terowongan Pulau Kemaro

Walikota Palembang H. Harnojoyo, S. Sos (kiri) berbincang bersama Managing Partner BHP Law Firm H Bambang Hariyanto, SH, MH, FCBArb, FIIArb (kanan), Rabu (26/1/2022). (Foto: Probuana.com)

Palembang, Probuana.com – Kantor Hukum Bambang Hariyanto & Partner (BHP Law Firm) kali ini kedatangan tamu istimewa yakni Walikota Palembang H. Harnojoyo, Rabu (26/1/2022).

Didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang Riza Fahlevi, orang nomor satu di Kota Pempek itu disambut hangat Managing Partner BHP Law Firm H. Bambang Hariyanto, SH, MH, FCBArb, FIIArb dan jajarannya.

Dalam pertemuan singkat itu, Harnojoyo meminta dukungan dalam penataan kota Palembang yang saat ini tengah dilakukan. Ia menyampaikan banyak hal, mulai dari gotong royong, pembangunan jembatan, safari subuh, normalisasi anak sungai, festival Sekanak-Lambidaro, hingga terowongan pulau kemaro.

Memang saat ini Pemkot Palembang sedang getol-getolnya melakukan penataan anak-anak sungai yang bermuara ke sungai musi. Ke depan, anak sungai ini diharapkan bisa menjadi sarana transportasi yang saling terintegrasi dengan kawasan lain seperti pasar.

“Kalau (air anak sungai) untuk diminum rasanya terlalu berlebihan, kita sudah punya PDAM. Tapi kita berharap anak-anak sungai ini kita normalisasi, tidak ada sampah, airnya tidak kotor dan jadi sarana transportasi pakai getek,” ujarnya.

Selain penataan sungai, pihaknya mengaku sedang berupaya untuk segera merealisasikan pembangunan jembatan musi 5 dan terowongan di kawasan Pulau Kemaro.

Terkait banjir yang merendam Palembang beberapa waktu lalu, dia berjanji akan mengevalusi penggunaan pompa air dan memaksimalkan kolam retensi. Namun ia mengatakan curah hujan yang cukup tinggi, ditambah debit air yang naik di hulu sungai musi turut berperan membuat Palembang banjir.

Sementara itu, Bambang Hariyanto mengapresiasi atas pembangunan wajah Palembang menuju lebih baik. Namun ia juga mengkritisi minimnya pembangunan trotoar di sejumlah titik jalan, padahal jalan tersebut berada di kawasan yang cukup vital. Selain itu, di beberapa titik, trotoar juga digunakan tidak sesuai dengan fungsinya.

“Di sepanjang jalan dekat Pasar Padang Selasa pak, itu jalan tidak ada trotoarnya. Padahal di situ ada Pasar, Puskesmas, Kantor Kecamatan, dan Sekolah Dasar. Saat ini sudah agak lumayan karena satu arah, dulu sebelum satu arah sering terjadi kecelakaan,” katanya.

Selain itu, banyak masukan yang disampaikan para Advokat BHP Law Firm. Harnojoyo berterima kasih atas semua masukan dan berjanji akan mengevaluasi. Namun pihaknya juga meminta agar setiap ada pembangunan di wilayah masing-masing, untuk dilakukan pengawasan dan laporkan jika ada potensi yang merugikan semua pihak. (dja)

Follow Me:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *