April 24, 2024
Warta CSR

Peringati Hari Disabilitas, Nestlé dan Langit Sapta Teken MoU Pemagangan Bagi Difabel

PT Nestlé Indonesia yang diwakili oleh Panjang Factory dan Yayasan Langit Sapta (YLS) bersama-sama menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dalam kerjasama program difable internship atau pemagangan difabel. (Sumber: Yayasan Langit Sapta)

Bandarlampung, Probuana.com – Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional, Nestlé Indonesia – Panjang Factory bekerjasama dengan Yayasan Langit Sapta (YLS) serta Persatuan Orang Tua Anak Down Syndrome (POTADS) dan Komunitas Dif_Able (Different but Able) yang dibina Yayasan Langit Sapta (YLS), melaksanakan kegiatan “Ragam Karya Difabel, Bersama Berkarya untuk Saling Menguatkan: Dalam Rangka Hari Difabel Internasional”, Senin (13/12/2021).

Kegiatan ini merupakan wujud ungkapan terima kasih dan apresiasi dari Komunitas Dif_Able (Different but Able) atas perhatian Nestlé Indonesia yang diwakili oleh Nestlé Indonesia – Panjang Factory. Selain itu juga untuk membangun hubungan baik yang terbangun selama ini kepada penyandang difabel pada Komunitas Dif_Able.

Ikatan hubungan baik ini bermula dari bantuan palet bekas yang diberikan oleh PT Nestlé Indonesia yang diwakili oleh Panjang Factory kepada Yayasan Langit Sapta. Palet-palet yang semula diperuntukkan untuk membuat bangunan pengelolaan sampah, dikreasikan menjadi meja-meja dan kursi-kursi oleh Komunitas Dif_Able. Hal ini yang kemudian menginspirasi mereka untuk terus belajar dan mengembangkan minat dan bakat di berbagai bidang.

“Peluang belajar komunitas Dif_Able diharapkan semakin berkembang dengan penandatangan MOU antara Nestle Factory Panjang dengan Yayasan Langit Sapta tentang kesempatan pemagangan bagi penyandang disabilitas,” ujar Ketua Yayasan Langit Sapta (YLS) Sapta Rini.

Pada tahun ini, kegiatan komunitas Dif_Able diharapkan semakin berkembang dengan peresmian BEKAL (Bengkel Kreasi Dif_Able) serta penampilan karya dan kreasi berbagai bidang dari Komunitas Dif_Able bernuansa produk Nestlé.

Sementara itu, Factory Manager PT Nestle Panjang Norman Tri Handono, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan kepedulian terhadap teman-teman Dif_Able (Different but Able) ini sejalan dengan dengan budaya Nestlé yang sangat menghargai keberagaman dan inklusi. Sebagai salah satu upaya Nestlé untuk membantu meningkatkan kualitas hidup teman-teman difabel.

“Nestle akan tetap selalu memberikan support yang terbaik jika ada kegiatan yang diadakan Yayasan Sapta Langit, yang tentunya juga bekerjasama dengan stakeholder yang lain dan juga pemerintah daerah setempat, semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar,” kata Factory Manager PT Nestle Panjang Norman Tri Handono.

Dalam peringatan Hari Difabel Internasional 2021 itu turut hadir Stake Holder dari swasta yang tergabung dalam Forum CSR Lampung, maupun Instansi pemerintah diantaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Lampung Agus Nompitu, Kabid Rehsos Dinas Sosial Provinsi Lampung Ratna Fitriani.

Para tamu sangat antusias dengan acara itu karena disuguhkan beragam hiburan, mulai dari lelang hasil karya kerajinan, permainan alat musik tradisional seperti angklung, puisi, juga tari-tarian yang ditampilkan oleh anak-anak difabel binaan YLS.

Dalam kesempatan itu, PT Nestlé Indonesia yang diwakili oleh Panjang Factory dan Yayasan Langit Sapta (YLS) bersama-sama menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dalam kerjasama program difable internship atau pemagangan difabel yang akan berlokasi di Pabrik Panjang Lampung  pada tahun 2022 mendatang. (Sapta)

Follow Me:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *