Juli 17, 2024
Hukum

Eks Mensos Juliari Batubara Divonis 12 Tahun Penjara

Terdakwa Juliari Batubara didampingi penasihat hukumnya saat mendengarkan putusan majelis hakim terhadap dirinya dalam kasus bansos Covid-19 di Jabodetabek. (Foto: tangkapan layar kanal youtube KPK)

Jakarta, Probuana.com – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, menjatuhkan vonis 12 tahun penjara dan denda sebesar Rp 500 juta terhadap mantan Menteri Sosial Juliari Batubara dalam kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos) penanggulangan Covid-19.

Majelis hakim menilai Juliari terbukti melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001.

“Menyatakan terdakwa, Juliari P Batubara secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut, sebagaimana dakwaan alternatif kesatu. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara 12 tahun dan pidana denda Rp 500 juta,” ujar Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis dalam persidangan virtual yang ditayangkan melalui akun YouTube Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (23/8/2021).

Selain itu, mejelis juga menjatuhkan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp 14.590.450.000. Jika tidak membayar uang pengganti, bisa diganti pidana penjara selama dua tahun. Hakim juga mencabut hak politik atau hak dipilih terhadap Juliari selama empat tahun.

Saat pembacaan nota pembelaan (pledoi), Juliari memohon kepada hakim untuk dibebaskan dari segala dakwaan. Dia meminta dibebaskan karena merasa menderita setelah ditahan dalam kasus korupsi dana bansos covid-19 tahun 2020 di wilayah Jabodetabek.

“Oleh karena itu, permohonan saya, permohonan istri saya, permohonan kedua anak saya yang masih kecil-kecil, serta permohonan keluarga besar saya kepada majelis hakim yang mulia, akhirilah penderitaan kami ini dengan membebaskan saya dari segala dakwaan,” ucap Juliari dari gedung KPK melalui video conference.

“Putusan majelis yang mulia akan teramat besar dampaknya bagi keluarga saya, terutama anak-anak saya yang masih di bawah umur dan masih sangat membutuhkan peran saya sebagai ayah mereka,” lanjutnya.

Sebelumnya, Jaksa KPK menuntut Juliari 11 tahun dan denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan. Jaksa menilai Juliari terbukti menerima suap dalam pengadaan paket bansos Covid-19 wilayah Jabodetabek 2020 sebesar Rp 32,48 miliar. Juliari juga dituntut pidana pengganti sebesar Rp 14,5 miliar dan hak politiknya dicabut selama empat tahun. Jaksa menyebut Juliari menyuruh dua anak buahnya, yaitu Matheus Joko dan Adi Wahyono supaya meminta fee Rp 10.000 tiap paket bansos Covid-19 dari perusahaan penyedia. (dja)

Follow Me:

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *